Posts

Showing posts from February, 2017

Sebuah Senyuman

Image
Terlintas sebuah senyuman yang hadir di arah yang tak pernah kuduga. Aku tak pernah tau apa arti sebuah senyuman itu. Aku tidak tau seberapa kuat arti sepotong senyummu. Seperti ada yang pelan-pelan ingin kubangun dari senyummu, sehingga cahaya bulan tak mampu menutup segumpal rindu yang menggantung di depanku.

  Aku harus mengeluarkan semua isi kepalaku hari ini, dan menghancurkan tembok yang kubangun di benakku yang tinggi. Sebab aku mulai kehabisan tempat untuk senyummu. Seakan aksara tak mampu mengartikan tanda-tanda akan hadirnya sebuah senyummu. Senyummu memikat hati yang hampa lara.

Di balik itu sebuah senyuman memiliki makna dan manfaat yang mendalam. Meskipun hanya sekejap, senyuman dapat menjadi sebuah kenangan yang berlangsung selamanya. Kegelisahan dapat ditenangkan dengan senyuman yang juga mendatangkan keceriaan bagi yang berkecil hati serta suasana kegembiraan bagi yang sedih. Berbagi bahagia bersama senyuman yang tulus adalah suatu ibadah. Memberikan senyuman untuk semu…

Hanya Rindu

Image
Pernah kita memperjuangkan kisah yang sama bukan? Menjadikan hari-hari gelap menjadi terang. Mengumpulkan berbagai rasa mulai dari pahit, asam, hingga manis. Pernah aku menyerah, tetapi kamu kembali menguatkan aku dengan caramu sendiri. Banyak juga kamu melakukan hal-hal salah yang membuatku resah. Namun, aku lebih memilih memaafkan karena aku tak mau kita bertengkar. Jika kita tak mau saling belajar, kita tak akan pernah bisa memperjuangkan apa yang namanya cinta. Kamu memilih melepaskan karena kelelahan, lalu aku memilih berusaha untuk bertahan. Nyatanya tandas juga dan kita memilih untuk jalan masing-masing yang dipisahkan oleh dua arah.
   Tidak ada alasan untuk mempertahankanmu, karena kamu sudah memilih bersama dengan apa yang kamu inginkan. Aku menghargai itu meskipun awalnya aku hanya berpura-pura untuk bahagia melihatmu yang sekarang. Kamu tau? Aku berusaha belajar merelakan meski itu sulit. Namun entah mengapa selalu saja terlintas bayangmu di benakku. Padahal aku tidak sedan…